berita industri

Bahan apa yang digunakan untuk heat sink?

2024-08-19

Seiring dengan peningkatan kinerja perangkat elektronik, persyaratan pembuangan panas juga semakin tinggi. Sebagai komponen pembuangan panas utama, bahan heat sink heat sink secara langsung memengaruhi efek pembuangan panas dan stabilitas peralatan. Artikel ini akan membahas beberapa material yang umum digunakan untuk heat sink dan kelebihannya dalam berbagai aplikasi, termasuk aluminium, tembaga, grafit, dan material baru.

 

Pendingin aluminium

 

Aluminium adalah salah satu bahan pendingin yang paling umum digunakan. Ini banyak digunakan di berbagai perangkat elektronik karena konduktivitas termal yang sangat baik dan biaya rendah. Pendingin aluminium ringan dan mudah diolah menjadi berbagai bentuk rumit. Mereka cocok untuk heat sink CPU, heat sink LED, dan elektronik konsumen umum. Unit pendingin aluminium diproduksi melalui proses ekstrusi atau pengecoran, yang dapat memberikan pembuangan panas yang cukup dengan tetap menjaga ringannya peralatan.

 

Pendingin tembaga

 

Tembaga memiliki konduktivitas termal yang lebih baik daripada aluminium dan merupakan bahan penyerap panas umum lainnya. Unit pendingin tembaga sering digunakan pada peralatan berkinerja tinggi dan kelas industri, seperti unit pendingin CPU kelas atas dan unit pendingin server . Meskipun tembaga lebih berat dan lebih mahal dibandingkan aluminium, konduktivitas termalnya yang sangat baik memungkinkannya menghantarkan panas dalam waktu yang lebih singkat, sehingga memastikan peralatan tetap dapat beroperasi secara stabil di bawah beban tinggi. Pendingin tembaga biasanya menggunakan teknologi pipa panas untuk menghantarkan panas secara efisien melalui perubahan fase antara cairan dan gas.

 

Unit pendingin grafit

 

Grafit adalah bahan penyerap panas yang muncul dengan konduktivitas termal yang sangat tinggi dan ringan. Pendingin grafit sering digunakan pada perangkat seluler seperti ponsel dan tablet. Bahan grafit tidak hanya memiliki konduktivitas termal yang baik, tetapi juga dapat mencapai difusi panas yang efisien melalui struktur berlapis untuk memastikan pembuangan panas yang seragam pada perangkat. Karena fleksibilitas grafit, grafit juga dapat digunakan dalam desain pembuangan panas beberapa bentuk khusus atau perangkat ultra-tipis, memberikan lebih banyak fleksibilitas desain.

 

Unit pendingin material yang muncul

 

Dengan berkembangnya ilmu material, beberapa material baru juga mulai digunakan pada unit pendingin. Misalnya, material baru seperti karbon nanotube dan graphene telah menjadi pilihan potensial untuk heat sink yang efisien karena konduktivitas termal dan kekuatan mekaniknya yang sangat baik. Penerapan material baru ini masih dalam tahap penelitian dan pengembangan, namun diharapkan dapat memberikan solusi pembuangan panas yang lebih efisien dan ringan di masa depan. Selain itu, beberapa material komposit, seperti komposit keramik, juga mulai digunakan pada perangkat berperforma tinggi untuk memberikan kinerja pembuangan panas yang lebih tahan lama dan efisien.

 

Pemilihan dan penerapan material heat sink

 

Heatsink dari bahan yang berbeda memiliki kelebihannya masing-masing. Pemilihan material yang tepat perlu ditentukan sesuai dengan skenario aplikasi spesifik dan kebutuhan peralatan.

 

1. Barang elektronik konsumen: Untuk barang elektronik konsumen biasa, seperti komputer rumah dan lampu LED, heat sink aluminium adalah pilihan pertama karena biayanya yang rendah, ringan, dan konduktivitas termal yang baik.

 

2. Peralatan berperforma tinggi: Untuk peralatan berperforma tinggi yang memerlukan pembuangan panas efisien, seperti CPU, GPU, dan server kelas atas, heat sink tembaga dapat memberikan pembuangan panas yang lebih stabil karena konduktivitas termalnya yang lebih baik .

 

3. Perangkat seluler: Untuk perangkat seluler seperti ponsel dan tablet, unit pendingin grafit dapat memberikan pembuangan panas yang baik sekaligus memastikan portabilitas perangkat karena bobotnya yang ringan dan konduktivitas termal yang efisien.

 

4. Bidang yang sedang berkembang: Untuk beberapa peralatan berteknologi tinggi dan aplikasi khusus di masa depan, heat sink material yang sedang berkembang, seperti carbon nanotube dan heat sink graphene, diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan lebih ringan.

 

Singkatnya, bahan heat sink heat sink sangat menentukan kinerja pembuangan panas dan area aplikasinya. Dari aluminium dan tembaga tradisional hingga grafit dan material nano yang sedang berkembang, setiap material memiliki keunggulan uniknya sendiri. Dengan kemajuan teknologi yang berkelanjutan dan munculnya material baru, pilihan material radiator akan menjadi lebih terdiversifikasi dan efisien, memberikan solusi pembuangan panas yang lebih baik untuk berbagai perangkat elektronik guna memastikan pengoperasian yang stabil dan penggunaan jangka panjang.

Berikutnya: